
OPERASI PATUH LODAYA 2020 KEMBALI DIBERLAKUKAN DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG
Operasi Patuh Lodaya 2020 kembali diberlakukan di wilayah Kabupaten Bandung, mulai 23 Juli sampai 5 Agustus 2020, dengan tujuan mengurangi tingkat fatalitas kecelakaan.
Menurut IPTU Iwan Setiawan, SH, KBO LANTAS, Polresta Bandung dalam acara talkshow di Radio Kandaga yang dipandu Asri, pada Operasi Patuh Lodaya 2020, akan dikerahkan sekitar 150 petugas. Sifat operasi ini tidak stationer (berdiam di satu lokasi), namun akan dillakukan secara mobile (sistem hunting). Jika terjadi pelanggaran dan terlihat oleh petugas, akan langsung diberlakukan tindakan penilangan.,
Kelengkapan berkendara yang harus dipatuhi adalah SIM, STNK dan kelengkapan diri, seperti memakai helm, sarung tangan, masker, dll.
Operasi Patuh Lodaya 2020 antara lain menyasar juga pengendara yang menggunakan “handphone” ketika berkendara, mengendarai diatas trotoar, melawan arus, balapan di jalan, menerobos palang pintu Kereta Api, tidak memakai helm SNI, pengendara dalam pengaruh alkohol, tidak menyalakan lampu utama di malam hari.
Di masa Adaptasi Kebiasaan Baru ini Porlesta Bandung bekerjasama dengan DISHUB Kabupaten Bandung, membuat garis untuk berhenti sepeda motor di lampu merah, agar pengendara tetap melakukan “Social Distancing”, menjaga jarak/tidak berdempetan ketika berada di lampu merah.




